Sabtu, 01 Oktober 2011

Laporan Kimia (Trayek Indikator Asam Basa dan pH Larutan dari Reaksi Asam dan Basa)

LARUTAN ASAM DAN BASA


Trayek Indikator Asam Basa

A.  Tujuan

  1. Mengamati perubahan warna kertas lakmus untuk menentukan sifat larutan.
  2. Membuat larutan indikator dari tumbuhan (indikator alami).
  3. Mengamati perubahan warna pada larutan yang telah ditetesi larutan indikator untuk menentukan sifat larutan.

B.  Alat dan Bahan

1.   Alat         : tabung reaksi, mortal + penumbuk, karet pengisap, erlenmeyer, pipet tetes, pipet volume, corong + kertas saring..

2.   Bahan      : akuades, CH3COOH 0,01 M, NH4OH 0,01 M, bunga sepatu, kertas lakmus merah dan biru, larutan indikator (fenolftalein, metil merah, metil jingga, dan bromtimol biru).

C.  Langkah Kerja

      1.   Mengamati perubahan kertas lakmus dalam larutan.

            a. Masukkan + 5 mL  akuades ke dalam tabung reaksi!
            b. Uji dengan kertas lakmus merah dan biru!
            c. Catat perubahan pada masing-masing kertas lakmus!
            d. Ulangi untuk CH3COOH dan NH4OH!

      2.   Membuat larutan indikator dari tumbuhan dan mengamati perubahan warna larutan indikator dari tumbuhan dan mengamati perubahan warna indikator tersebut dalam larutan.

            a. Masukkan 5 mL akuades, CH3COOH dan NH4OH ke dalam 3 tabung  reaksi!
            b. Tumbuk mahkota bunga sepatu merah, tambahkan air, dan saring!
            c. Uji masing-masing larutan dengan ekstrak bunga sepatu!
            d. Amati perubahan warna pada tiap larutan dan catatlah hasilnya!

      3. Mengamati perubahan warna dari larutan indikator.

            a. Siapkan masing-masing larutan tersebut dalam 3 tabung reaksi!
            b. Teteskan indikator fenolflatein dalam tiap-tiap larutan!
            c. Amati dan catat perubahan yang terjadi!
            d. Ulangi untuk semua indikator!

D.  Hasil Kerja


      1. Perubahan kertas lakmus dalam larutan.


Larutan
Lakmus Merah
Lakmus Biru
pH larutan
Asam/Basa/Netral
Akuades
CH3COOH 0,01 M
NH4OH 0,01 M
Merah
Biru
Merah
Biru
Merah
Biru
7
7
7
Netral
Asam
Basa

2.     Perubahan warna larutan indikator.


Indikator
Larutan
Fenolftalein
Metil Jingga
Metil Merah
Bromtimol Biru
Akuades

CH3COOH 0,01 M

NH4OH 0,01 M
6 putih

3 putih

8 merah muda
7 kuning

3 orange

8 orange muda
6 kuning

4 merah

8 kuning
6 biru

3 kuning

7 biru




pH Larutan dari Reaksi Asam dan Basa

A.   Tujuan

Memperkirakan pH larutan dari reaksi asam dan basa.

B.   Alat dan Bahan

1. Alat             : erlenmeyer, sumbat karet, pipet volume

2. Bahan        : larutan indikator universal, larutan pembanding dengan 
            pH 1- 14,  larutan NaOH 0,1 M.

C.   Langkah Kerja

1.      Buatlah larutan pembanding pH 1-14 dengan volume 20mL dalam erlenmeyer dan tutup dengan sumbat!
2.      Siapkan 10 mL HCl 0,1 M dan 10 mL NaOH 0,1 M yang telah diketahui pH-nya!
3.      Masukkan 10 mL HCl 0,1 M dalam erlenmeyer dan campuran juga 10 mL NaOH 0,1 M. Tutup rapat dengan sumbat karet!
4.      Goyangkan campuran tersebut hingga homogen dan teteskan indikator universal pada campuran tersebut!
5.      Amati dan bandingkan warna yang terjadi dengan larutan pembanding yang juga ditetesi dengan indikator universal!
6.      Catat pH-nya!

D.   Hasil kerja

No.
Larutan
pH Terbaca
Asam/Basa/Netral
1

2

3

4

5

6
Akuades

HCl 0,1 M

H2SO4 0,1 M

CH3COOH 0,1 M

NaOH 0,1 M

NH4OH 0,1 M
8

1

2

3

13

10
Netral

Asam

Asam

Asam

Basa

Basa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar